Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assholach berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Lomba Baris Berbaris (LBB) tingkat kabupaten/kota dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, dua tim yang mereka kirimkan berhasil memborong gelar juara, membuktikan bahwa semangat disiplin dan militansi sudah tertanam sejak usia dini.

Pleton putra MI Assholach berhasil meraih Juara 1, menunjukkan kekompakan dan ketegasan langkah yang luar biasa. Tak mau kalah, pleton putri MI Assholach juga sukses menyabet gelar Juara 1. Kemenangan ganda ini menegaskan bahwa santri MI Assholach memiliki fondasi disiplin yang sangat kuat, bahkan sejak jenjang pendidikan paling dasar. Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui latihan keras dan bimbingan intensif dari para guru pembimbing yang tak kenal lelah.

Rasa syukur dan bangga disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah MI, Gus Luthfil Hakim. Beliau menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari proses pendidikan yang utuh di pondok. “Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari kedisiplinan dan semangat yang luar biasa dari anak-anak kami.

Kami tidak hanya mendidik mereka dalam hal keilmuan agama, tetapi juga melatih mereka untuk memiliki karakter yang kuat,” ujar Gus Luthfil Hakim. “Partisipasi kami dalam lomba ini bukanlah sekadar mengejar piala. Ini adalah wujud nyata dari upaya kami untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada anak-anak sejak dini. Piala hanyalah bonus yang melengkapi semangat tersebut.”

Prestasi ini menjadi cerminan bahwa Pondok Pesantren Assholach berhasil menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan semangat juang pada santri-santrinya dari berbagai tingkatan usia. Kemenangan pleton MI Assholach menjadi bukti bahwa bibit-bibit unggul untuk masa depan Assholach telah dipersiapkan dengan baik. Mereka tidak hanya dididik dalam hal keagamaan, tetapi juga dilatih untuk memiliki karakter yang kuat, mental juara, dan rasa nasionalisme yang tinggi.